Kata-kata ini terus teringiang-ngiang di telinga saya. Kata-kata dari seorang tokoh ayah nasional. “Rizqi, kita telah membunuh anak-anak kita di sekolah-sekolah yang kita bikin sendiri !”
“Apa maksud bapak ?” jawab saya.
Kemudian berceritalah tokoh tersebut pada saya tentang yang terjadi di sekolah-sekolah sekarang.