Leadership

Di sela-sela pendampingan sekolah di Ambon, kami menyempatkan waktu untuk menghadiri beberapa undangan dari komunitas yang ada di Ambon. 

Mereka memilih tema tentang leadership untuk menjadi bahan perbincangan. 

Kami yakin, bahwa baik buruk seseorang atau matang tidaknya seseorang tidak mengurangi kesempatan orang untuk menjadi seorang pemimpin. Karena faktanya memang ada orang-orang “brengsek”  yang bisa menjadi pemimpin.  Peristiwa 1 bulan di media ini bisa jadi pembelajaran bagi kita. Tapi, matang tidaknya seseorang mempengaruhi kualitas kepemimpinan. Orang-orang yang tidak matang cenderung akan destruktif dalam memimpin. 

Leader dilahirkan sebenarnya bukan di ruangan kelas 8×8 meter. Leader juga bukan dilahirkan dari baris berbaris. Leader juga bukan dilahirkan dari kegiatan outbound training. Tapi, leader dilahirkan dengan ditempa di lapangan. Mencium bau dan aroma kesulitan yang ada di masyarakat. Mendengar berapa sulitnya berjualan karena naiknya harga-harga. 

Organisasi atau lembaga pendidikan perlu menciptakan program training leader yang betul-betul membumi, bukan sekedar lahir dari balik papan tulis. 

Batu Merah, 14 Agustus 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *