Kita marah dengan apa yang terjadi pada kasus suap menyuap pada pejabat negara. Di kalangan swasta ternyata kondisi ini juga ada.
Kita marah dengan perilaku ini, tapi di sisi lain kita membiarkan kondisi ini terjadi begitu saja.
Kita lupa bahwa kita juga melakukan transaksional ini dalam pengasuhan dan pendidikan baik di rumah maupun di sekolah. Kita menjanjikan hadiah pada anak yang mau melakukan perbuatan baik. Padahal, memberi hadiah seperti ini sebenarnya tak jauh berbeda dengan sogokan agar anak berbuat baik. Jadi kita sebenarnya telah permisif pada sogokan sejak mengasuh anak-anak kita.
Menurut Ki Hajar, pendidikan model begini hanya akan menghancurkan mental anak-anak. Yang ketika dewasa hanya mau melakukan sesuatu karena adanya tekanan (hukuman) dan atau janji hadiah, bukan karena kesadaran.
Sekarang, kita panen karena model pengasuhan yang lebih mengedepankan hadiah dan hukuman ini. Pendidikan yang transaksional.
Menteng, 25 Agustus 2022