Bukan Melarang, tapi Meluruskan

Tembok penyangga ini tingginya hampir 3 meter. Awal datang ke sekolah ini, saya melihat anak-anak melompat dan memanjat seperti spider man. Cukup berbahaya melihat perilaku mereka. Guru kesulitan untuk melarangnya.

Dalam pendidikan menurut Human Centered Education dari Edupro, gerak anak seperti ini adalah fitrah sebenarnya. Karena fitrah, bukan dilarang, tapi diarahkan dengan cara yang lebih tepat. 

Sekarang, kondisi di MI Mutiara Bangsa Ambon berubah. Fasilitas pijakan panjat dinding dan tali dipasang untuk memfasilitasi kebutuhan anak-anak akan gerak itu. Fasilitas ini tetap membuat anak memanjat, tapi lebih teratur dan lebih aman untuk mereka. Fitrah itu mengarahkan kebutuhan anak, bukan melarangnya. 

Jekan Raya, 9 Desember 2022

Kerja keras membuat manusia tertekan 

Kerja keras membuat manusia tertekan , tertekan membuat manusia stress, stress bisa diselesaikan dengan jalan-jalan, jalan-jalan membuat uang habis, uang habis ya kerja lagi, kerja membuat tertekan dan seterusnya 

Maka, untuk memutus rantai ini, solusinya sederhan … Berhenti bekerja

Tidak kerja, tidak stres, tidak stres tidak perlu jalan-jalan, tidak jalan-jalan uang gak habis, uang gak habis gak perlu kerja

#BabahAca

Saya rasa, semakin lama saya semakin bijak.

Alhamdulillah bisa berbagi

Berhentilah Ketika Kau Lelah

Islam adalah agama yang sesuai dengan fitrah manusia. Aturan dalam Islam sangat memahami bahwa setiap makhluk memiliki fitrah yang perlu dijaga.

Salah satu fitrah manusia adalah lelah. Setiap manusia akan merasakan ini. Baik lelah fisiknya, maupun lelah jiwanya. Secara fitrah, apa yang perlu dilakukan oleh seorang manusia ? Memaksakan tujuannya, atau berhenti sejenak untuk memulihkan fisik dan jiwanya ? Rasul mengatakan bahwa semua anggota tubuh manusia itu punya hak. Hak mata ketika mengantuk bukanlah minum kopi sebanyak-banyaknya, tapi rehat sejenak untuk memulihkan tenaganya. Hak jantung ketika lelah adalah istirahat sejenak. Hak jiwa juga sama, jiwa kadang pernah merasakan lelah dan butuh waktu untuk rehat sejenak.

Seorang muslim yang baik, akan memahami bahwa lelah itu fitrah manusia. 

Sebagai konsultan pendidikan, trainer, pengelola pendidikan dan juga seorang ayah, saya juga pernah mengalami hal yang sama. Menepi sejenak, untuk mengambil nafas adalah salah satu langkah untuk itu. Atau kadang hanya sebuah tangisan kecil di pelukan seorang istri adalah cara untuk mengelola lelah itu. 

“Lelah itu fitrah, kita kadang perlu sendiri beberapa saat” begitu petuah bijak dari dokter jiwa pribadi saya @fridaayunurhayati . Me time istilahnya. Sekedar menonton , minum kopi di cafe, beli pentol di pinggir jalan, shalat dua rakaat atau hal-hal kecil lainnya. 

Seorang muslim yang tangguh, bukanlah yang tak pernah lelah. Tapi yang paham kapan dirinya lelah, kapan perlu rehat dan kapan mulai tancap gas lagi untuk berkarya lebih baik lagi. 

“We born to be real, not to be perfect” RM

Jangan berhenti hingga tugasmu selesai, tapi berhentilah sejenak jika kau lelah dalam tugasmu. Dan, jadikan rehatmu untuk memberikan percepatan pada tugas-tugasmu.

Ruang Tunggu Faskes 1 Salasiah, 15 November 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *