Dulu, sebelum mengenal pola hidup sehat, saya menganggap bahwa olahraga itu ketika keluar keringat, semakin banyak keringat yang keluar, maka semakin baik olahraganya, semakin berdampak.
Kalau seperti itu ukurannya, maka orang-orang di Russia tidak akan merasa olahraga. Tapi, di Palangka Raya, bisa jadi 10 menit sudah dianggap olahraga.
Beberapa dari kita berhenti olahraga ketika berkeringat, dan merasa belum olahraga ketika belum berkeringat.
Berkeringat itu adalah respons alami tubuh kita untuk mendinginkan diri dan menjaga suhu tubuh agar tetap dalam kondisi yang optimal saat melakukan aktivitas fisik. Jadi, bukan Indikator keluarnya lemak dalam tubuh kita.
Lalu, apa indikator terbakarnya lemak dalam tubuh kita ketika olahraga ? Waktu olahraga cardio yang mencapai 45 menit, detak jantung yang mencapai 60-70% dari detak jantung yang diizinkan (220 – usia) dan satu lagi apakah olahraga kita itu rutin 3-5 x dalam sepekan. Jadi, jika ada yang merasa mengapa berat badan tidak turun meski sudah merasa olahraga, bisa jadi karena kita masih menggunakan indikator keringat sebagai indikatornya.
Lapangan Gasibu, 22 November 2023
#BabahAca