Di saat Internasional mengecam serangan Israel ke RS As Shifa, beberapa penceramah Salafi dan pendukungnya yang taklid buta malah mengecam Hamas. Mereka, hanya percaya pada penceramah idola mereka tanpa berusaha menggunakan otaknya untuk berpikir jernih. Tidak membaca dan tidak kritis. Hanya percaya pada omongan idolanya.
Cara beragama seperti ini tentu mengkhawatirkan,karena menelan mentah-mentah pendapat orang lain meski orang itu tidak berilmu. Sebagian penceramah Salafi yang garis keras, sering mengolok-olok bahwa kelompok lain itu Taklid Buta pada Kyai atau ustadznya. Dan mereka menganggap paling nyunnah, paling cukup dalil. Tapi faktanya, di kondisi Palestina ini, mereka tidak berusaha menggunakan otaknya dengan optimal. Tidak riset, tidak membaca banyak buku dan media. Maka tak heran, para pemujanya percaya bahwa Hamas adalah Rafidhah, tentu saja ini bahan tertawaan para aktivis muslim lain yang punya wawasan.
Dan yang sangat menggelikan adalah ketika seluruh dunia mengecam Israel atas serangan ke RS Ashifa, sebagian penceramah Salafi seperti Riyadh Bajrei dan Ali Misri. Fitnahnya yang tanpa data dan riset ini diaminkan oleh para pendukungnya.
Sebenarnya, jika saja para pendukungnya itu sedikit saja menggunakan otaknya, maka akan menjadi orang yang kritis, bukan Taklid Buta.
Menteng, 17 November 2023