Menjalankan Nilai-nilai, bukan Mengajarkan

Seorang Profesor dari Harvard bernama Smith bertanya kepada Viktor E Frankl, “Bagaimana mengajarkan nilai-nilai ?”

Viktor menjawab bahwa nilai-nilai ini tak bisa diajarkan, tapi dijalankan (dipraktekkan).

Di tahun 1900an, KH Ahmad Dahlan pernah ditanya oleh muridnya, mengapa pelajaran yang diberikan tak bertambah , dan beliau menjawab bahwa karena para murid belum menjalankan apa yang diperintahkan dalam ajaran itu.

Bagaimana dengan kondisi persekolahan sekarang ? 

Sekolah terjebak pada mengajarkan nilai-nilai itu terlalu banyak di dalam kelas. Sedekah diajarkan di dalam kelas, membantu orang diajarkan dimulai dari papan tulis. Teori-teori ini diceramahkan dalam ruang 8×8. Padahal, mengajarkan dengan model kuliah hanya akan membekas 10% dalam ingatan anak. Tapi, melakukan langsung bisa hingga mencapai 60%.

Sekolah perlu mengubah mindset pendidikan ini jika ingin ada perubahan yang lebih baik untuk umat manusia. 

Warung Saung Melambai, 26 Februari 2023

#BabahAca 

#HumanCenteredLeadership

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *