Apa sih tujuan kita mendidik anak kita ? Apa sih tujuan kita berlelah-lelah mendirikan lembaga pendidikan ? Tujuan utama kita adalah agar anak-anak yang asuh dan didik itu (juga kita) terbebas dari api neraka. Jalannya adalah dengan menjaga fitrah mereka, caranya penuhi kebutuhan dasarnya. Dalam Islam, tujuan kita diciptakan adalah sebagai Khalifah (pengelola ciptaan Tuhan) dan hamba Tuhan. Itulah tujuan-tujuan utama kita.
Dalam menempuh tujuan utama itu, kita akan melewati tujuan-tujuan antara. Ibarat berkendara dari Jakarta ke Surabaya, maka kita akan melewati Cikampek, Cirebon, Pekalongan, Semarang, Solo, Madiun, Mojokerto dan berakhir di Surabaya. Jika kita fokus pada Surabaya, maka kota-kota yang kita lewati itu hanya sebagai tempat istirahat dan healing sementara , kita tidak akan habis-habisan di tujuan antara itu. Segala potensi kita yang bisa berupa energi dan harta akan kita arahkan agar bagaimana kita sampai di Surabaya. Tapi jika kita terpukau dengan udang rebon Cirebon, telor asin di Pekalongan, Lumpia Sekarang, batik Solo, brem Madiun , maka bisa jadi energi kita tak sampai di Surabaya.
Nah, bayangkan sekarang dengan tujuan antara pengasuhan anak kita baik di rumah maupun di sekolah. Tujuan antara itu bisa berupa akreditasi, pengakuan masyarakat, prestasi siswa atau bahkan diterimanya anak-anak kita di kampus-kampus favorit di Indonesia dan dunia. Jika kita fokus pada tujuan utama, maka tujuan antara itu hanya bagian kecil sekali. Yang bisa jadi kita lewati tanpa berhenti, tidak kita ambil atau bahkan cari tujuan antara lain. Tapi jika kita terpukau dengan tujuan antara itu, maka kita akan mengeluarkan energi yang besar untuk tujuan antara itu dan lupa mengatur energi untuk tujuan utama. Prestasi kita akan anggap itu sebagai keberhasilan besar, akreditasi akan kita lihat sebagai tujuan besar dan diterimanya anak kita di kampus ternama sebagai prestasi besar.
Tujuan antara kadang menyilaukan dan menghalangi mata kita untuk melihat tujuan utama kita. Maka, luaskan pandangan pada tujuan utama, dan rehatlah pada tujuan antara secukupnya dan sesuaikan dengan kebutuhan tujuan utama agar kita tak terpukau pada tujuan antara itu.
Jekan Raya, 30 Maret 2023
#BabahAca
#MentalHealthAtSchool
#HumanCenteredEducation#HumanCenteredLeadership